Untitled Document
Beranda
Selamat Datang di Kesultanan Palembang Darussalam
ADA APA DENGAN PERISTIWA 4 Syawal ? PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 13 October 2006 05:33

Peristiwa yang terjadia pada Rabu pagi tanggal 4 Syawal 1236 H ( 14 Juli 1821 M ) selanjutnta disebut Peristiwa 4 Syawal adalah sebuah momen atau peristiwa penting bagi kita semua, khususnya sebagai anak-anak negeri (masyarakat) Palembang Darussalam. Pada saat itu adalah detik-detik terakhir pemberangkatan SMB II dari Palembang Darussalam ke Batavia dan dilanjutkan ke Ternate (Maluku Utara). Relevansinya Pada saat ini peristiwa 4 Syawal bisa dijadikan Aset Pariwisata kota Palembang.

Mengenang sejarah bukan hanya beromantika dan memuaskan kerinduan pada masa lalu, tetapi lebih jauh dari itu dapat memetik pelajaran-pelajaran yang berguna untuk dijadikan pedoman dalam menapaki kehidupan masa datang. Sejarah kebesaran dan kepahlawanan para leluhur, umpamanya, nilai-nilai yang terkandung didalamnya dapat membangkitkan semangat kerja, semangat persatuan, semangat saling merekat silturahim antar keturunan, baik keturunan biologis maupun keturunan ideologis serta antar warga. Begitu juga halnya dengan sejarah Kesultanan Palembang Darussalam (KPD) yang berjaya selama lebih kurang 162 tahun (dihitung sejak masa Sultan Abdulrakhman Khalifatul Mukminin hingga diasingkannya Sultan Mahmud Badaruddin II ke Ternate€“ tahun 1666 tahun 1821).

Jika ditinjau dari usia Kesultanan Palembang Darussalam yang cukup panjang, hal ini menunjukkan betapa para Sultan yang telah menjalankan roda pemerintahan dengan kemampuan yang terbaik. Di khasanah kesultanan nusantara, Kesultanan Palembang Darussalam mewariskan identitas budaya yang islamis dengan beragam peninggalan budaya yang menunjukkan keluhuran nilai, baik yang berbentuk fisik maupun yang non fisik. Dari beberapa Sultan yang telah meninggalkan jejak-jejak kebesaran Kesultanan Palembang Darussalam, tersebutlah Sultan Mahmud Badaruddin II yang memerintah pada 1803 - 1819 (kemudian digantikan anaknya, Pangeran Ratu atau dikenal juga dengan Sultan Ahmad Najamuddin Pangeran Ratu (Ahmad Najamuddim III) pada 1819-1821). Semasa hidupnya beliau telah mengguratkan semangat kepahlawanan sehingga orang Inggeris menjulukinya sebagai harimau yang tidak pernah jinak (never a tame tiger). Selain itu, beliau juga dikenal sebagai penyair yang cukup produktif. Banyak karya-karya beliau yang ditulis, antara lain : Hikayat Martalaya, Syair Nuri, Pantun Sultan badaruddin, dan Syair perang Menteng (Mutinghe).

Dengan pribadi yang kuat, kecerdasan yang baik, dan keteguhan imannya, SMB II benar-benar membuat kewalahan pihak Belanda dan Inggeris dalam menghadapinya. Tetapi, dengan segala tipu daya, akhirnya SMB II dapat juga diperdayai dan diasingkan ke Ternate pada tanggal 13 Juni 1821 bertepatan dengan 4 Syawal 1236 H. Kiranya, momen pengasingan atau keberangkatan SMB II ke Ternate ini merupakan event yang baik untuk diperingati sehingga dapat memunculkan pelajaran yang berguna bagi generasi muda saat ini. Selain itu, event ini juga dapat menjalin tali silturahim antar warga kota Palembang. Mudah-mudahan dapat menjadi kontribusi yang baik bagi pembangunan di Sumatera Selatan dan Kota Palembang khususnya (Ari).


Last Updated ( Monday, 28 January 2008 15:45 )
 
Sekapur Sirih PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 12 October 2006 17:00

KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM


JL SULTAN MUHAMMAD MANSYUR NO 776, RT 059, RW 08, 32 ILIR PALEMBANG ( 30145 )

HP 0811 781129 - 0711 7931123

BISMILLAHIIR RAHMAANIR RAHIIM

 

ASSALAMUALLAIKUM WARROHMATULLAHI WABAROKATUH

PERTAMA TAMA MARILAH KITA TIDAK HENTI HENTINYA MENGUCAPKAN PUJI DAN SYUKUR KEHADIRAT ALLAH S.W.T YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG , KARENA ATAS SEGALA RAHMAD DAN RIDHONYA YANG DILIMPAHKAN KEPADA KITA , SEHINGGA KITA SELALU DIBERI NIKMAT KEKUATAN, KESEHATAN SERTA BERADA DALAM LINDUNGAN ALLAH S.W.T

SEHUBUNGAN DENGAN SEBAGIAN BESAR ANAK NEGERI PALEMBANG DARUSSALAM MASIH BANYAK YANG KURANG MENGETAHUI SEJARAH KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM , SEHINGGA DENGAN MUDAH KITA DIADU DOMBA, SERTA SALING MENCACI MAKI SESAMA KITA SENDIRI, MAKA DIPANDANG PERLU UNTUK DITERBITKAN MEDIA INFORMASI KESULTANAN MELALUI INTERNET.

SEJARAH KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM YANG MENCERMINKAN PERJALANAN SEJARAH PERJUANGAN SERTA NILAI NILAI, ADAT ISTIADAT, DAN BUDAYA LELUHUR KITA YANG TIDAK DAPAT DIHAPUS DAN DIHILANGKAN BEGITU SAJA. BAHKAN HARUS DIKETAHUI DAN DIPEDOMANI OLEH ANAK NEGERI PALEMBANG DARUSSALAM (KHUSUSNYA ), DAN BANGSA iNDONESIA ( UMUMNYA ) SEHINGGA AKAN TIMBUL JATI DIRI DAN BANGSANYA.

SELAYANG PANDANG SEJARAH KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM YANG DISUSUN INI, UMUMNYA DIAMBIL DARI CATATAN HARIAN DARI RADEN HAJI ABDUL HABIB ( PD II ) BIN PANGERAN HAJI PRABU DIRATDJAH BIN SUSUHUNAN RATU MAHMUD BADARUDDIN ( SMB II ) DITAMBAH DENGAN KETERANGAN YANG DAPAT DIPERCAYA KEBENARANNYA SERTA DARI BERBAGAI MEDIA MASSA YANG BEREDAR (TERBIT).

UNTUK PENYEMPURNAAN TULISAN INI , MAKA BAGI ANAK NEGERI PALEMBANG DARUSSALAM DIMANAPUN BERADA DAN MEMPUNYAI BAHAN BAHAN YANG DAPAT DIPERTANGGUNG JAWABKAN DAPAT DISAMPAIKAN KEPADA KAMI. SEMUA DATA YANG ADA DI DALAM WEB INI ( www.kesultanan-palembang-darussalam.com ) DAPAT DIKUTIP / DIZINKAN UNTUK DIPUBLIKASIKAN UNTUK KEPENTINGAN ILMU PENGETAHUAN DENGAN SYARAT TETAP MENYEBUTKAN SUMBER WEB SITE DIATAS SEBAGAI BAHAN REFERENSI PANULISAN.

DEMIKIANLAH SEKAPUR SIRIH DARI KAMI SEBELUM DAN SESUDAHNYA ATAS KEPEDULIAN TERHADAP SEJARAH KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM , KAMI MENGUCAPKAN TERIMA KASIH , SEMOGA NIAT BAIK KITA SELALU DIKABULKAN DAN DIRIDHOI OLEH ALLAH S.W.T

WASSALAMUALAIKUM WARROHMATULLAHI WABAROKATUH

 

PALEMBANG DARUSSALAM , 10 JANUARI 2008 M / 1 MUHARAM 1429 H

SULTAN PALEMBANG DARUSSALAM

 


SULTAN MAHMUD BADARUDDIN III PRABU DIRADJA

 

Last Updated ( Monday, 28 January 2008 15:50 )
 
Peresmian Goegoek PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 07 July 2004 19:00

SMB III Prabu Diradja Resmikan Guguk

BP Peliung OKU Timur



KPD-Net,Selasa/27 Nopember 2007.

Untuk meningkatkan Tali Silaturahmi dan menjaga Seni Budaya daerah. Rabu (21/11), bertempat di Desa Bantan Kecamatan BP Peliung. Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja, kembali mengukuhkan serumpun anak negeri Palembang Darussalam yang diberi nama guguk BP Peliung. Adapun warga yang dipercaya untuk menjadi Pengurus Guguk BP Peliung adalah Bupati OKU Timur, Kapolres OKU Timur, Kapolsek Buay Pemuka Peliung, Camat Buay Pemuka Peliung. Sebagai Sesepuh GugukKie Temegung Datuk Amin, Pengurus Harian dipercayakan kepada Temenggung Yusarmidi selaku Tetuo Guguk, Temenggung Mudo Arsyad Seki. Juru Tulis Guguk diamanatkan kepada Tumenggung Syahrial Niti, untuk Tolok dipegang oleh Timenggung Ikroni dan Rompok Pemecahan Masalah dan Bankum Rangga Iskandar Syahropi, S.H.

Dalam kesempatan itu YM SMB III Prabu Diradja berharap agar Guguk BP Peliung yang baru dikukuhkan dapat melaksanakan Visi an Misi Kesultanan Palembang Darussalam. Sesuai apa yang telah diucapkan dalam sumpah janji guguk. Guguk BP Peliung. Selain itu guguk BP Peliung dapat meningkatkan tali Silaturahmi antar guguk Pada kesempatan yang Sama Pangeran Adipati Eddy Yusuf mengatakan, Kalau bangkitnya KPD bukan untuk menimbulkan Negara dalam Negara, tetapi sebaliknya hendak mengangkat harkat dan Martabat, Seni Budaya yang telah lama ditinggalkan para pendukungnya. Pembentukan Guguk merupakan Program Kerja Pemerintah. (Ari)


-----------------------
Sumber :SMB III Prabu Diradja,Palpos/selasa 27-Nop-2008, dan Dok. Kemas Ari.
Last Updated ( Wednesday, 23 January 2008 22:49 )
 
Sejarah Palembang PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 07 July 2004 16:54
Article Index
Sejarah Palembang
Sejarah Palembang
All Pages

Palembang merupakan salah satu kota tertua dan bersejarah ditanah air indonesia, dan tercatat sebagai pusat kedatuan Sriwijaya berdasarkan Prasasti Kedukan Bukit, 5 Asada 605 Syake =17 Juni 682 masehi .

Setelah Sriwijaya runtuh, beberapa waktu kemudian kota Palembang menjadi Kadipaten dibawah Kerajaan Majapahit dengan Adipatinya Ariodillah Putra Prabu Brawijaya Kertabumi, tahun 1445-1485 masehi.



Last Updated ( Monday, 28 January 2008 15:51 )
 
Selamat Menempuh Hidup Baru PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 07 October 2006 04:27

Keluarga Besar

Kesultanan Palembang Darussalam

Mengucapkan:

Selamat Menempuh

Hidup Baru

 

Last Updated ( Friday, 25 January 2008 22:23 )
Read more...
 

Polling

Bagaimana Menurut Anda Pelestarian Cagar Budaya Palembang
 

Who's Online

We have 1 guest online

Statistics

Content View Hits : 17305

Support

Featured Links: